Monthly Archives: June 2010

Gunakan Facebook dengan ‘Rapi’

Aku mulai bosen dengan Facebook. Udah jarang aku update status. Facebook penuh dengan status lebay, tag memalukan juga komentar nggak nyambung. Plus -kalo ngga ati-ati-, privacy bocor, identitas bisa dicuri, jadi korban penipuan, penculikan dan korban maniak sex!

Maka berhati-hatilah menggunakan Facebook. Perhatikan setting keamanannya dan selektiflah memilih teman. Continue reading

Advertisements

Pengalaman Nginep di Airport Slaps Me

Pengalaman unforgettable bagiku adalah ketika ketinggalan pesawat kemaren. Tidur di airport bagai homeless menanti penerbangan berikut keesokan harinya. — Rasanya hanya ada satu orang terkenal lagi di dunia selain aku yang pernah ngerasain:

Tom Hanks

Tom Hanks

Kenapa sih bisa begitu? Padahal aku sudah di ruang tunggu. Mungkin announcer-nya di-silent. Mungkin mereka kasih tau ruang yang salah. Mungkin tiketku dijual ke orang laen. Mungkin aku terlalu sibuk dengan gadget-ku. Mungkin —

Yeah. Okay. Aku memang salah. I didn’t pay attention. Aku ngga perhatian. Aku sibuk dengan pikiran sendiri. Bahasa ndesonya: ngelamun.

Andai saja aku menanti pesawat dengan penuh konsentrasi. Andai saja aku lebih perhatian. Andai saja aku ngga pake nyambi online, sms-an, nelpon, cuci baju, nyalon… Andai saja… aku lebih serius menjalani hidup. Lho? Kok pikiranku ke situ? Yesss, because…

Hal yang sepenting ini kok aku abaikan? Itu artinya:

• Ternyata aku ngga bisa bedain mana yang penting, mana yang enggak.

• Bedain kedua hal itu aja gagal, mana bisa kasih skala prioritas?

• Jadi aku bingung dengan prioritas. Sebenernya aku serius ngga sih jalani hidup?

OK. Pikiran orang panik memang ke mana-mana. Even though setelah agak tenang, aku sadar bahwa memang itu big question-nya.

Apakah aku serius dengan apapun yang aku lakukan? … Tidak selalu.

Good. Baguslah aku sadar. Tekad kuat: mulai sekarang aku kudu serius, konsentrasi, fokus terhadap segala tindakan untuk mencapai tujuanku.

[Exhale] Aku memang kehilangan duit sekitar 700.000. Tapi jika ditukar dengan pelajaran berharga ini, apa artinya?

[PS: Boleh lain kali aku kasih tips nginep di airport?]