Monthly Archives: July 2009

Makin Modern Makin Baik?

Dunia takkan pernah semakin baik.

Aku merindukan masa kecil. Ketika aku menangis untuk pertama kalinya di sekolah karena ibu meninggalkanku sendiri bersama orang-orang yang tak kukenal. Juga ketika aku bergaul dengan orang-orang asing untuk pertama kalinya.

Ternyata mereka ramah. Mereka mengajakku berlari dan berkeliling aula yang dibatasi dinding dengan lukisan Donal Bebek. Ikut dalam permainan rakyat.

Anak-anak kala itu selalu aktif. Bergerak. Berlari. Meloncat. Berteriak kegirangan.

Kutarik diriku kembali ke masa sekarang. Yesa, anak tetangga yang manja sedang bermain PS di sampingku. Anak-anak masa sekarang, pikirku. Mereka pasif. Permainan mereka hanya duduk. Gerakan yang paling aktif hanya gerakan jari jempol. Dan teriakan yang mereka keluarkan adalah teriakan memerintah.

Orang tuaku adalah orang yang tangguh. Kulihat generasi sekarang generasi yang jauh lebih manja. Dimanjakan teknologi. Internet. Semua yang instant.

Dunia tidak semakin baik jika aku bandingkan generasi dulu dengan sekarang.

Selamat hari anak! 🙂

Advertisements

Blog is No Longer My Daily Journal

facebook_logo

Sudah sekitar sepuluh menit aku terpaku di depan monitor. Lama sekali.

Semuanya salah! Untuk apa aku nenulis tentang kegiatanku? Siapa yang peduli kegiatanku sehari-hari?

Sebetulnya orang menyukainya… jika kutarik mundur beberapa waktu yang lalu. Sekarang? Sejak ada Facebook dan Twitter, ‘laporan kegiatan ini’ tidak lagi membuat orang sudi membacanya.

Memangnya kenapa orang mau baca tulisanku yang panjang lebar tentang betapa brengseknya service di Nokia Care? Tulis aja di Facebook: “Aduh, hp-ku masuk Nokia Care lagi untuk ketiga kalinya dalam seminggu!”

Facebook menyediakan space kecil yang ngga bikin orang capek baca. Pembaca langsung mengomentari postingan dalam sekejap mata lewat account mereka sendiri.

Baik. Blog ku harus diubah. Aku akan mencari topik yang lebih fokus.